Tagihan air yang besar kerap menghantui banyak orang. Namun, air memang telah menjadi bagian yang sangat penting untuk kelangsungan hidup di rumah. Diperlukan cara menghemat air yang tepat agar bisa terhindar dari tagihan yang mahal.
Selain untuk mengurangi tagihan yang membengkak, penghematan air juga bisa menjaga kelestarian air agar tetap bersih.
Manusia yang sangat bergantung dengan air tentu saja membutuhkan sumber air yang bersih untuk memastikan hidup yang sehat dan higienis.
Untuk itu, mari kita mulai menghemat air untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan dompet agar tidak semakin tipis.

Inilah cara menghemat air yang bisa kamu praktikan di rumah.

1. Mengurangi Aktivitas Menyiram

Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah mengurangi beberapa aktivitas di rumah yang menggunakan teknik siraman air.

Beberapa aktivitas yang biasa dilakukan di rumah adalah sebagai berikut:
1. Mencuci kendaraan
2. Menyiram kloset di kamar mandi
3. Menyiram tanaman

Jika kamu biasa mencuci mobil 3 hari sekali, cobalah untuk mencuci mobil minimal 1 atau 2 minggu sekali dan hanya ketika mobil kotor saja.
Selain itu, kamu juga bisa mencoba mencuci kendaraan dengan selang bertekanan yang bisa menghemat hingga 80% pengunaan air.
Untuk menghemat air ketika menyiram tanaman, kamu tidak perlu menyiram tanaman ketika hujan.

2.  Tidak Lupa Mematikan Keran

Di setiap rumah, hampir selalu ada “oknum” yang lupa mematikan keran ketika selesai memakainya.
Air yang dikeluarkan sia-sia tentu saja akan membuat tagihan menjadi membengkak.
Selain itu, hal ini tentu saja bisa membuat kelestarian air terancam.
Untuk itu, mulailah untuk saling mengingatkan anggota keluarga agar tidak lagi lupa mematikan keran.

3. Mandi dengan Shower

Ternyata, mandi dengan shower hanya menghabisakan sekitar 15-30 liter air aja.
Sementara itu, berendam di bathtub memerlukan hingga 300 liter dalam sekali pemakaian.
Jika kamu benar-benar ingin menghemat aiar dan menjaga lingkungan, kamu harus sebisa mungkin menghindari penggunaan bathtub.

4. Gunakan Sedikit Deterjen

Cara menghemat air yang satu ini sangatlah simpel.
Pengunaan deterjen atau cairan pembersih memerlukan air untuk membilasnya.
Semakin banyak deterjen atau cairan pembersih yang digunakan, semakin banyak juga air yang diperlukan.

Untuk itu, mulailah batasi pengunaan deterjen agar aktivitas membilas pun tidak memerlukan banyak air.
Selain itu, kamu juga bisa menggunakan sabu bio-degradable yang berbahan organik agar air bekasnya masih bisa digunakan berulang setelah disaring.

5. Memeriksa Saluran Air dengan Rutin

Saluran air yang bekerja dengan baik ternyata bisa membantu kamu menghemat air dan tagihannya, lho!
Memeriksa saluran air dengan berkala bisa membantu kamu menemukan kebocoran dengan cepat.
Jika kebocoran terjadi, segeralah tangani agar air tidak terbuang dengan percuma.

6. Membuat Lubang Biopori

Lubang biopori bisa menjadi salah satu cara menghemat air yang brilian.
Cara membuatnya pun mudah.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

a. Buat lubang berdiameter 10 cm di halaman;
b. Isi lubang dengan sampah organik; dan
c. Lubang akan terisi air saat hujan turun.

Air yang masuk ke dalam lubang akan meresap ke dalam tanah.
Air tersebut akan diikat sebagai sumber air tanah untuk suplai air bersih yang kamu butuhkan di rumah.

7. Memasukan Botol Air ke Tangki WC

Trik ini bisa kamu lakukan untuk mengurangi air saat flushing.
Dalam 1 hari, flushing bisa membuang air bersih sebanyak 2,5 botol galon.

Jika kamu memasukan botol kemasan yang diisi air ke dalam tangki WC, kamu hanya akan menggunakan 15-20 liter air per hari.

Inilah cara menghemat air yang perlu kamu ketahui.
Semoga artikel ini bermanfaat ya, NusanLovers!

sumber : https://www.99.co/blog/indonesia/cara-menghemat-air/

Related Articles